Dalam urusan mengemas makanan, penting untuk memperhatikan jenis kertas yang digunakan. Secara umum, kemasan menggunakan kertas minyak yang bersifat food-grade dan ramah lingkungan. Berikut adalah ragam kertas yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan.

Jenis-Jenis Kertas Minyak

1. Kertas baking paper

Kertas baking ini tentunya bersifat anti lengket. Baking paper umumnya menjadi alas untuk pembuatan kue yang diletakkan di dalam loyang. Kertas ini berukuran 100×75 cm dan hanya tersedia dalam dua warna, yakni putih dan abu-abu.

Kertas ini berlapis dengan silicone. Selain tahan minyak, kertas ini juga tahan panas. Sifatnya juga tahan dalam suhu tertentu mulai dari -18 derajat hingga 220 derajat. Masing-masing sisi kertas bisa digunakan. Kertas minyak jenis ini juga tak membuat bahan makanannya menjadi hangus.

2. Kertas putih food-grade

Pernahkah Anda membeli mkanan berat seperti nasi atau kebab yang dibungkus dengan kertas? Kertas tersebut adalah kertas minyak yang bersifat food-grade. Kerta mengandung bahan aman yang bersifat anti lengket sehingga makanan yang lengket sekalipun tak menempel di kertas.

Kertas ini dijual bebas dengan harga yang terjangkau. Dibandingkan dengan kertas lainnya, kertas  memiliki ukuran yang lebih kecil. Di pasaran, kertas ini dijual dengan ukuran 25×27 cm. Kertas nasi ini bisa dicustom di salah satu sisinya untuk logo dan hasil cetakannya cukup baik.

3. Kertas teflon

Apakah Anda ingin memanggang tapi tak memiliki panggangan? Salah satu kertas yang bisa Anda gunakan adalah kertas teflon. Kertas ini memiliki warna coklat tua yang juga sifatnya anti panas. Anda bisa memanggang daging di atas teflon yang sudah dilapisi oleh kertas ini.

Kertas minyak jenis ini cukup ajaib karena sifatnya yang reusable alias bisa dipakai berulang kali. Jika hasil masakan mengeluarkan minyak atau kotor, kertas ini bisa dilap. Hasilnya kertas tak lagi kotor atau meninggalkan bau. Kertas bersifat food grade yang terbuat dari fiberglass.

4. Kertas merang

Kertas merang memiliki daya serap yang tinggi terhadap minyak. Kertas ini terbuat dari bahan jerami  atau merang. Inovasi ini sudah ada sejak dulu dan sering digunakan untuk menyerap minyak pada makanan yang pengolahannya dengan cara digoreng.

Kertas ini dijual dalam bentuk lembaran dengan ukuran 45×63 cm. Anda bisa memotongnya ke dalam ukuran kecil sesuai dengan kebutuhan. Kertas perlu diletakkan di tas piring sebelum menaruh makanan. Nanti minyaknya akan terserap oleh kertas sehingga makanan lebih sehat.

5. Kertas nasi cokelat

Tentu saja siapapun tak asing dengan kertas ini. Hampir semua penjual makanan matang di Indonesia menggunakan kertas nasi coklat untuk membungkus makanannya. Kertas ini memiliki sisi plastik di salah satu sisinya untuk menahan minyak dari makanan.

Sifat kertas ini hanya sekali pakai. Jadi Anda tak bisa mengelap bagian plastiknya untuk digunakan kembali. Dalam keadaan basah, kertas menjadi mudah terkoyak. Kertas nasi cokelat memiliki harga yang relatif terjangkau. Biasanya kertas dijual dengan ukuran 36×27 cm.

6. Kertas wajik

Kertas wajik memiliki warna-warni yang beragam dan cantik. Kertas ini tahan minyak dan umumnya digunakan untuk pembungkus wajik, itu sebabnya dinamakan kertas wajik. Namun banyak juga orang yang menggunakan kertas ini untuk dekor karena pilihan warna yang banyak.

Kertas ini dijual dengan keadaan gulungan yang lebar. Sifatnya aman untuk makanan. Meski tahan minyak, sayangnya kertas ini sangat tipis, mudah lecek dan mudah sobek. Harga kertas ini cukup murah dibanding kertas sejenis dan mudah ditemukan di pasaran.

Kertas minyak merupakan kertas yang sangat praktis. Selain mudah ditemukan di mana-mana, ragam jenis kertas juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Yang pasti, kertas ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau untuk Anda yang sedang menjalankan bisnis kuliner.

Baca Rekomendasi Berikut: