Ada banyak ragam kertas yang digunakan oleh jasa percetakan, yang tak kalah populer adalah kertas buffalo putih maupun yang berwarna. Kertas ini memiliki tampilan yang mewah dibandingkan kertas lainnya, sehingga banyak digunakan untuk kerajinan tangan maupun cetak beragam kartu.

Kertas ini terbilang unik karena memiliki tekstur serat yang lebih jelas dibanding kertas lain, namun juga tidak kasar. Kertas mudah dilipat-lipat sesuai dengan keinginan. Di pasaran, kertas buffalo dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal daripada kertas lainnya.

Cara Memilih Kertas Buffalo Putih dan Warna

1. Pilih Ukuran Sesuai Kebutuhan

Kertas ini memiliki beragam ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk kebutuhan kantor, Anda bisa memilih ukuran F4 yakni 21,6 x 33 cm atau A4 yakni 21 x 29,7 cm. Sementara untuk kebutuhan percetakan, Anda bisa memilih ukuran A3 yakni 29,7 x 42 cm.

Kertas buffalo putih untuk kebutuhan kantor umum digunakan sebagai draft penanda tugas-tugas yang belum diselesaikan. Sementara untuk kebutuhan percetakan, buffalo paper cenderung dipakai untuk mencetak beragam kartu mulai dari kartu nama hingga kartu undangan.

2. Pilih Warna Kertas

Kertas buffalo putih menjadi warna yang paling populer di antara warna lainnya. Meskipun sepintas mirip dengan HVS, namun kertas ini memiliki gramatur yang lebih baik. Kertas tak mudah sobek meski sudah dilipat-lipat dan juga tidak mudah kusut, sehingga cocok dijadikan sampul.

Namun, apabila Anda membutuhkan buffalo untuk kerajinan tangan, pilihlah ragam warna kertas yang tersedia. Warna-warnanya cukup terang dan tidak memberikan kesan bahwa buffalo merupakan kertas yang kasar. Untuk craft, kertas buffalo berwarna lebih baik daripada karton.

3. Pilih Gramatur Kertas

Gramatur adalah ukuran kertas dalam gram per meter. Semakin tinggi gramaturnya, maka semakin tebal pula kertasnya. Buffalo memiliki ukuran gramatur yang lebih baik daripada HVS. Itu sebabnya, permukaannya lebih terasa kasar dan tebal saat dipegang.

Ada banyak gramatur dalam kertas buffalo yang berwarna maupun yang putih. Pilihannya adalah 150, 220, 230, hingga 250 GSM. Anda hanya perlu menyesuaikan sesuai kebutuhan saja. Jika untuk penggunaan jangka panjang, gunakan kertas dengan gramatur yang paling tinggi.

4. Perhatikan Tekstur Kertas

Jangan sampai terkecoh saat Anda memilih kertas jenis buffalo. Kertas ini hampir mirip dengan HVS baik yang polos maupun yang berwarna. Buffalo memiliki tekstur yang agak kasar seperti memegang serat kayu sementara HVS memiliki permukaan yang licin.

Baca juga: Kegunaan, Karakteristik dan Ciri Art Carton

Kegunaan Kertas Buffalo

1. Sebagai Jilid

Kertas yang umum digunakan untuk jilid sebuah buku adalah kertas buffalo. Kertas ini tak mudah terlipat dan juga tak mudah sobek. Teksturnya yang kasar juga melindungi lembaran buku yang ada di dalamnya. Untuk jilid dengan print, gunakan bufallo yang berwarna putih.

2. Cetak Kartu Undangan

Kartu undangan harus menggunakan kertas yang berkualitas dan memiliki ketahanan dalam jangka lama. Anda bisa menggunakan kertas ini karena kualitas cetakannya lebih baik. Ragam warnanya yang banyak juga menjadikan kartu undangan tidak akan terkesan monoton.

3. Kerajinan Tangan

Untuk membuat sebuah prakarya, Anda membutuhkan kertas dengan warna yang beragam. Kertas ini bisa menjadi opsi yang sangat baik. Pilih buffalo dengan gramatur paling rendah agar mudah dilipat dan dibentuk. Buffalo dengan gramatur tinggi lebih sulit dibentuk karena terlalu tebal.

4. Cetak Kartu Nama

Kartu nama juga membutuhkan jenis kertas yang tebal. Karena lebih sering dimasukkan ke dalam dompet, kartu nama cenderung akan terlipat. Agar tak mudah rusak, gunakan kertas buffalo yang bergramatur sedang untuk hasil cetakan yang bagus.

Anda bisa menggunakan kertas buffalo putih dan berwarna untuk berbagai kebutuhan. Kertas ini identik dengan tekstur serat dan ketebalan yang sangat baik. Jika Anda membutuhkan kertas yang tahan lama, buffalo adalah pilihan terbaik.

Baca Rekomendasi Berikut: