Memilih kertas yang bagus untuk mencetak sertifikat memang bukan hal yang mudah. Seseorang harus mengetahui spesifikasi dari kertas sertifikat dan menyesuaikannya pula dengan budget yang dimiliki. Tidak semua orang juga paham dengan jenis-jenis kertas yang sekiranya bagus untuk sertifikat.

Apabila orang sampai salah dalam memilih kertas, maka mau tidak mau hasil cetakan pada kertas tidak akan memuaskan. Bagi yang bingung memilih kertas apa yang sekiranya bagus untuk sertifikat, di bawah ini ada beberapa pilihannya.

5 Kertas Sertifikat yang Populer

1. Kertas BW (Blues White)

Pertama, ada kertas BW yang mempunyai serat dan raster sangat rapat dan bagus. Gramasi pada kertas BW adalah 210 hingga 250 gsm. Sertifikat yang dicetak dengan kertas BW ini akan terlihat lebih jelas dan cerah.

Kertas BW sendiri umumnya sering digunakan untuk mencetak cover-cover majalah maupun kartu nama. Namun, kertas ini juga sering digunakan untuk mencetak sertifikat karena kerapatan serat yang dimilikinya.

Sertifikat yang dicetak dengan kertas BW terlihat elegan dan memberikan tampilan yang berkelas meski harga cetak di kertas ini relatif terjangkau. Hanya saja kekurangan kertas BW adalah kurang cocok apabila dilaminating karena tintanya bisa memudar terkena panas dari proses laminating.

2. Art Carton

Selanjutnya ada art karton yang memiliki spesifikasi khas yakni permukaan kertasnya yang licin. Art karton  juga bersifat semi doff sehingga bisa memberikan hasil cetak yang menarik untuk sertifikat.

Baca juga: Kegunaan, Karakteristik dan Ciri Art Carton

Khusus untuk mencetak sertifikat, maka pilihan gramasi terbaik yang bagus untuk dipilih adalah 210 hingga 250 gsm.

Apabila kertas BW mempunyai kekurangan tidak bisa dilaminating karena tinta cetakannya yang mudah pudar, maka art karton tidak demikian. Siapapun yang ingin melaminating sertifikatnya kelak, maka kertas art karton menghasilkan kualitas yang bagus.

3. Linen Jepang

Memiliki kerapatan serat yang bagus, linen Jepang adalah kertas untuk mencetak sertifikat yang bagus karena teksturnya yang unik dan tidak begitu mengkilap. Sekalipun permukaan dari kertas linen Jepang ini agak kasar, namun seratnya bisa terlihat dengan jelas layaknya kain.

Kertas linen Jepang sendiri terbuat dari bahan serat rami. Bahannya yang berkualitas ini menjadikan linen Jepang paper adalah pilihan yang tepat untuk mencetak sebuah sertifikat. Siapapun yang mencetak sertifikat dengan kertas ini akan terlihat lebih elegan.

Selain itu, kertas linen Jepang juga mempunyai keunggulan mampu menyerap tinta dengan sangat optimal. Jenis kertasini bukan hanya bagus untuk mencetak sertifikat dengan mesin saja, namun juga bagus untuk sebuah sertifikat kosong yang bisa ditulis dengan tangan langsung.

4. Brief Card

Brief card atau bisa juga disebut dengan kertas manila juga bisa digunakan untuk mencetak sebuah sertifikat.

Meskipun karakteristik dari kertas ini adalah kasar dan kaku, namun brief card adalah pilihan yang ekonomis untuk mencetak sebuah sertifikat.

Gramasi brief card yang bagus untuk sebuah sertifikat adalah 160 atau 210 gsm. Bagi yang mencari kertas sertifikat dengan harga yang sekiranya terjangkau dan bisa menghasilkan banyak cetakan, maka disarankan untuk menggunakan brief card.

5. Ivory

Terakhir, ada ivory yang mempunyai permukaan kertas mengkilap dan bagus untuk cetakan sertifikat. Selain cocok menjadi kertas sertifikat, ivory ini juga cocok untuk poster, packaging makanan dan sebagainya.

Khusus untuk ivory yang dijadikan sertifikat, maka pilihan gramasinya adalah 210 hingga 250. Sayangnya, ivory hanya tersedia dalam ukuran A3 dan B5 saja sehingga untuk pembuatan sertifikat diperlukan pemotongan kertas yang lumayan banyak.

Di antara kelima jenis kertas sertifikat yang disebutkan di atas, semuanya memiliki kelemahan dan keunggulannya masing-masing. Semua pilihan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. 

Baca Rekomendasi Berikut: