Indonesia memiliki banyak penulis hebat yang karya-karyanya membekas karena pesan yang disampaikan begitu mengena. Beberapa di antaranya seperti Pramoedya Ananta Toer, Dee Lestari, Ahmad Fuadi dan Tere Liye yang melahirkan banyak novel terkenal inspiratif sehingga wajib dibaca.

Ringkasan 4 Novel Terkenal dari Penulis Indonesia yang Wajib Dibaca

Berikut rekomendasi novel terkenal yang terbaik dari tiap penulis tersebut beserta ringkasan ceritanya:

1. Filosofi Kopi Karya Dee Lestari

Novel Terkenal Karya Dee yang berjudul Filosofi Kopi ini pernah menjadi 5 besar kategori fiksi di Khatulistiwa Awards. Cerita utamanya berfokus pada dua orang sahabat, Ben dan Jody, yang merupakan barista handal di Jakarta.

Mereka berdua memiliki kedai kopi yang spesial. Setiap kopi yang diracik dan disajikan ke pembeli akan disertai dengan deskripsi pendek mengenai suatu filosofi. Oleh sebab itu, Ben dan Jody membuat tagline ‘Temukan Diri Anda Sendiri’ untuk kedai kopi mereka.

Ben merupakan karakter yang memiliki kecintaan dan ambisi yang besar dalam hal meracik kopi. Dia sampai rela berkeliling dunia demi mendapatkan ramuan kopi yang sempurna.

Sampai suatu hari, ada pelanggan kaya yang menantang Ben untuk meramu kopi yang rasanya tiada tanding. Kopi yang apabila diminum akan membuat setiap orang terdiam lalu berkata ‘hidup ini sempurna’.

Tentu saja Ben menerima tantangan tersebut hingga akhirnya terlahir racikan baru yang ia namai dengan “Ben’s Perfecto”. Kopi tersebut terbukti sukses dan membuat si penantang merasa puas. Lalu, Ben pun mendapatkan uang 50 juta rupiah sebagai hadiah yang sudah dijanjikan.

Kedai kopi Ben dan Jody semakin ramai setelah hadirnya “Ben’s Perfecto” sebagai menu andalan. Beberapa waktu kemudian, ada seorang pembeli yang menilai kopi tersebut biasa saja dan lebih enak kopi yang ia cicipi di daerah Jawa Tengah.

Digelayuti rasa penasaran, Ben dan Jody langsung mendatangi kedai kopi tersebut yang ternyata hanyalah gubuk biasa dan bahkan sudah reot. Kopi yang mereka minum bernama kopi tiwus dan rasanya memang benar-benar sempurna.

Bukan malah semakin termotivasi, Ben justru merasa gagal dan kalah. Jody yang mengetahui hal tersebut, kemudian menghibur Ben dengan menyodorkan kopi tiwus saat mereka sudah kembali ke Jakarta.

Bersamaan dengan kopi tersebut, Jody menyodorkan deskripsi singkat seperti yang mereka biasa beri ke para pelanggan. Tulisan tersebut berisi kira-kira seperti ini “Walaupun kesempurnaan itu tidak ada tapi hidup tetap indah seperti ini adanya.”  

Akhirnya, Ben pun tersadar dan terus membuat kopi yang dia sukai tanpa memusingkan kesempurnaan. 

2. Tentang Kamu Karya Tere Liye

Rekomendasi novel terkenal Indonesia selanjutnya adalah karangan Tere Liye yang berjudul Tentang Kamu. Apabila hanya menilai dari judul, pasti akan mengira kalau isinya sebatas kisah kawula muda yang sedang dimabuk cinta.

Kenyataannya, Tentang Kamu justru menegangkan dan menyimpan banyak kejutan. Bumbu kisah-kasih antar dua sejoli tetap ada namun bukan cinta picisan melainkan cinta abadi yang kasih sayangnya tulus diberikan.

Tokoh dari novel terkenal Tentang Kamu adalah seorang pemuda bernama Zaman Zulkarnaen yang cerdas dan tampan. Setelah lulus dari Universitas Oxford, dia langsung bekerja di firma hukum ternama di London yaitu Thompson & Co.

Tugas pertama yang harus Zaman emban adalah menangani klien yang bernama Sri Ningsih. Ternyata, wanita asli Indonesia tersebut memiliki warisan sejumlah 1 miliar poundsterling atau setara dengan 19 triliun rupiah.

Sri Ningsih yang meninggal di panti jompo Paris menyimpan sejuta misteri yang harus Zaman telusuri. Imbalannya, dia akan mendapatkan kursi lawyer senior di Thompson & Co.

Akhirnya, Zaman pun mulai menelusuri jejak hidup Sri Ningsih mulai dari panti jompo di Paris tersebut hingga harus kembali ke Indonesia. Lokasi tepatnya di Pulau Bungin, Sumbawa yang merupakan tanah kelahiran Sri Ningsih.

Zaman terus menelusuri kisah hidup Sri Ningsih hingga dewasa yang berpindah dari daerah Jawa Timur hingga Jakarta. Berbagai peristiwa mengharukan hingga mengerikan yang dialami Sri juga Zaman dengar.

Demi melupakan masa lalu yang kelam, Sri pun memutuskan untuk pergi ke London, meninggalkan kekayaan yang ia perjuangkan dan memulai hidup nol di sana.

Hidup Sri Ningsih sangat menginspirasi bagi Zaman hingga ia pun bisa menyelesaikan konflik yang terjadi dalam keluarganya sendiri.

Pada akhirnya, Zaman pun berhasil memecahkan kasus Sri Ningsih sekaligus mendapat pelajaran berharga yang tidak akan didapat dari manapun. Pelajaran mengenai perjuangan hidup, persahabatan, kesabaran, ketabahan dan kekuatan cinta yang tulus.

3. Trilogi Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi

Novel terkenal karya Ahmad Fuadi yang wajib Anda baca adalah Negeri 5 Menara. Cerita yang tersaji tidak terlalu rumit namun memberikan inspirasi dan pelajaran yang membekas terutama soal meraih cita-cita.

Novel pertama yang keluar adalah Negeri 5 Menara dengan Alif sebagai tokoh utama. Alif tinggal di Kampung Bayur, Sumatera Barat dan baru menamatkan pendidikan SMP.

Dia ingin melanjutkan ke jenjang SMA kemudian berkuliah di ITB karena terinspirasi oleh B.J. Habibie. Namun, orang tuanya menginginkan Alif untuk memperdalam ilmu agama Islam.

Pada akhirnya, Alif pun mengalah dan terpaksa masuk ke pesantren yang ada di Ponorogo, Jawa Timur. Pesantren yang bernama Madani tersebut menurut pandangan Alif cukup kampungan dan memiliki peraturan yang sangat ketat.

Lama kelamaan, ternyata Alif mampu beradaptasi dan memiliki 5 sahabat yaitu Baso, Atang, Said, Raja dan Dulmajid. Mereka memiliki kebiasaan berkumpul di bawah menara masjid dan membayangkan negara-negara yang ingin mereka kunjungi.

Salah satu kata yang selalu Alif pegang adalah “Man Jadda Wa Jadda” yang bermakna siapapun yang memiliki kesungguhan pasti akan berhasil. Pada akhirnya, Alif dan sahabatnya mampu meraih cita-cita mereka hingga menginjakkan kaki di negara impiannya.

Anggapan bahwa pesantren itu kuno dan tidak bisa membuat Alif  meraih mimpi besarnya ternyata keliru. Justru pesantren tempat mereka belajar memiliki sistem pendidikan yang bagus dan tidak menghalangi Alif dan sahabat-sahabatnya untuk menaklukan dunia. 

4. Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer

Novel Terkenal Karya dari penulis besar, Pramoedya Ananta Toer yang berjudul Bumi Manusia mengambil latar pada zaman kolonial Belanda. Tokoh utamanya adalah seorang pemuda pribumi yang cerdas dan pandai menulis bernama Minke.

Berkat kemampuannya tersebut, Minke bisa bersekolah di HBS yakni sekolah yang didirikan untuk orang-orang elit keturunan Eropa. Tidak hanya pintar, Minke juga sangat berani menentang ketidakadilan yang terjadi pada bangsa pribumi.

Tokoh lain yang punya peranan penting adalah Nyai Ontosoroh yang berstatus sebagai istri simpanan. Walaupun begitu, Nyai tetap giat belajar dan bertekad untuk memperbaiki nasibnya.

Pada akhirnya, Nyai Ontosoroh pun diakui sebagai salah satu guru HBS yang paling cerdas dan berwawasan luas. Minke menikahi putri Nyai Ontosoroh yang bernama Annelies.

Melalui novel terkenal Bumi Manusia, penggambaran mengenai zaman pemerintahan Belanda sangat jelas terasa. Minke dan Nyai Ontosoroh merupakan contoh orang-orang yang memiliki tekad kuat untuk belajar dan berjuang demi merubah nasib agar lebih baik.

Novel terkenal karangan penulis Indonesia tersebut memang pantas mendapat pengakuan yang luas. Sebab, alur cerita tergambar jelas, gaya berceritanya pun mengalir sehingga mudah dipahami dan pesan yang terkandung sangat berharga sekaligus dapat diaplikasikan bagi kehidupan.

Baca Rekomendasi Berikut: