Dalam kehidupan sehari-hari tidak akan lepas dari penggunaan kertas. Selaras dengan hal itu, pasti akan ada limbah yang semakin berjumlah banyak. Maka dari itu, sangat penting dilakukan pengolahan limbah kertas, supaya tidak mengganggu kelestarian lingkungan.

Pengolahan limbah kertas merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menghilangkan kontaminan yang dapat dihasilkan oleh kertas itu sendiri. Sebab, jika tidak dilakukan pengolahan ini dikhawatirkan akan merusak keseimbangan lingkungan. Alternatif yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mendaur ulang  limbah kertas.

Langkah-Langkah dalam Mendaur Ulang sebagai Upaya Pengolahan Limbah Kertas

Daur ulang secara sederhana dapat dilakukan sendiri dengan bahan dan alat yang mudah diperoleh. Meskipun terbilang sederhana, akan tetapi manfaat yang diberikan cukup besar. Berikut ini langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mendaur ulang limbah kertas:

1. Mengumpulkan Limbah Kertas

Kertas yang sudah tidak terpakai lagi sebaiknya dikumpulkan ini cara efektif Pengolahan limbah kertas. Akan lebih baik lagi jika kertas dikumpulkan sesuai dengan kesamaan jenisnya, supaya nantinya dalam proses pendauran ulang bisa lebih mudah dan hasilnya maksimal.

2. Mengubah Limbah Kertas Menjadi Bagian yang Lebih Kecil

Setelah proses pemilahan dan pengumpulan limbah kertas telah selesai, selanjutnya mengubah kertas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Caranya dengan merobek kertas menjadi ukuran kecil-kecil. Hal ini juga dilakukan dengan tujuan agar memudahkan proses daur ulang selanjutnya.

Bayangkan jika limbah kertas tersebut masih dalam keadaan besar-besar. Tentu akan kesulitan dalam mengolahnya ke dalam adonan. Hal itu menyebabkan adonan akan sulit untuk dicetak ke dalam wadah.

3. Merendam Kertas pada Air Panas

Setelah limbah kertas berubah menjadi ukuran yang lebih kecil, langkah selanjutnya adalah merendam kertas dalam wadah menggunakan air panas. Ketika memasukkan kertas, sembari melakukan pengadukan. Tujuannya agar seluruh kertas dapat menyerap air dengan sempurna.

Waktu perendaman kurang lebih sekitar 10-15 menit. Apabila adonan limbah kertas kurang kental, bisa ditambahkan tepung maizena. Jumlah penambahan disesuaikan dengan kebutuhan.

4. Menghaluskan Adonan Kertas

Apabila kertas yang sudah direndam terlihat lunak, selanjutnya membuat adonan kertas. Pembuatan adonan bisa dilakukan menggunakan blender atau secara manual dengan meremas pakai tangan. Penghalusan adonan ini harus dilakukan sampai kertas benar-benar halus.

Baca juga: Fungsi dan Cara Memilih Mesin Penghancur Kertas

5. Menyaring Bubur Kertas

Untuk mendapatkan bubur kertas yang halus perlu dilakukan penyaringan. Hal tersebut perlu dilakukan karena bubur kertas yang halus akan membuat hasil berkualitas. Dalam proses penyaringan ini dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan alat penyaring.

6. Menuangkan Bubur Kertas pada Wadah yang Lebar

Langkah selanjutnya adalah menuangkan bubur kertas pada wadah yang lebar. Lebih baik cetakan dibuat dengan ketinggian 7 hingga 10 cm. Dengan demikian, proses pencetakan akan lebih mudah.

Pengadukan bubur kertas kembali dilakukan dengan maksud supaya dapat bercampur air dengan merata. Jika pengadukan tidak dilakukan biasanya bubur kertas akan mengendap dan menggerombol pada satu tempat saja. tentu saja hal itu akan membuat sulit saat proses pencetakan.

7. Mencetak Kertas

Agar diperoleh hasil cetakan kertas yang baik bisa memanfaatkan kain kasa bersih. Kain kasa disiapkan sesuai dengan ukuran wadah cetakan. Selanjutnya, masukkan kain kasa tersebut ke dalam adonan bubur kertas.

Kain kasa harus dimasukkan sampai menyentuh bagian dasar wadah cetakan. Adonan dibiarkan mengendap terlebih dahulu selama beberapa menit. Setelah dirasa benar-benar keras adonan limbah kertas siap untuk dicetak.

Bagaimana cukup mudah, bukan? Pengolahan limbah kertas tidak hanya bisa dilakukan oleh pihak yang bertugas mengelolanya. Akan tetapi, menggunakan cara yang sederhana pun bisa turut membantu berkontribusi terhadap lingkungan.

Baca Rekomendasi Berikut: