Terkesan sepele namun judul sangat penting bagi sebuah novel. Sebab, kebanyakan dari pembaca akan menghampiri novel setelah melihat judulnya karena berpikir kalau isinya juga akan menarik. Sehingga para penulis wajib tahu tips untuk menentukan judul novel yang bagus berikut ini.

Apa Saja Tips Membuat Judul Novel yang Bagus?

Buat Judul yang Provokatif

Provokatif tidak selalu bernilai negatif. Justru dengan menggunakan judul yang provokatif dapat menarik perhatian para pembaca hanya dari melihat kata-katanya.

Judul yang provokatif bukan berarti menghasut untuk melakukan hal buruk tetapi memancing orang lain untuk melirik buku karena ada pilihan kata yang nyeleneh maupun aneh.

Salah satu contohnya adalah “Catatan Harian Menantu Sinting”. Sekali membaca pasti langsung timbul pertanyaan seperti “Mengapa kok menantu sinting?” atau “Hah, orang sinting dijadikan menantu?”.

Contoh lain yaitu “Kalau Mau Kaya Ngapain Sekolah!”. Pembaca pasti bertanya-tanya, “Bukannya sekolah penting untuk mendapatkan masa depan cerah? Aneh judulnya, nih!”.

Justru respons-respons tersebutlah yang diharapkan oleh si penulis. Nantinya, orang yang melihat ujung-ujungnya akan tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang keseluruhan isi novel.

Tonjolkan Keunikan Tertentu

Meniru trend dalam membuat judul novel sebenarnya boleh saja. Misal sedang trend menyisipkan kata ‘Dear’, maka judul novelnya mengandung frasa “Dear Angga…..” atau “My Dear Angga…”.

Namun perlu diingat bahwa trend bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, usahakan untuk memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri yang melekat dalam judul novel.

Ciri khas semacam itu tidak pernah ketinggalan zaman karena sudah menjadi milik Anda sebagai penulis. Sebagai contoh, membuat judul dari kata-kata yang berhubungan dengan alam atau fenomena pergantian musim.

Katakanlah, dalam satu seri novel Anda konsisten menggunakan judul yang berhubungan dengan jenis-jenis bunga. Intinya, buat saja judul sesuai kehendak sendiri tanpa harus memusingkan apa yang sedang populer. 

Buat Judul yang Mewakili Isi Novel

Dapat dikatakan bahwa judul itu ibarat tulisan petunjuk yang ditempel di pintu. Apabila ditulis ‘ruang istirahat’ maka setiap orang yang membukanya pasti berharap di dalamnya ada tempat yang nyaman untuk melepas penat.

Begitu pun juga dengan buku, judul novel yang bagus harus memiliki kesesuaian dengan isinya. Jangan memilih judul yang tidak mewakili keseluruhan isi novel sekalipun kata tersebut sangat menarik.

Tidak perlu panjang, pilih saja kata yang menjadi intisari dan sanggup merangkum cerita di dalamnya. Sebagai contoh novel “Hujan” yang hanya satu kata namun sudah cukup untuk mewakili benang merah dari cerita tersebut.

Penggunaan nama tokoh utama juga bisa dijadikan alternatif. Contohnya adalah judul “Fatimah Az-Zahra” yang menunjukan bahwa novel tersebut berisi kisah dari putri Nabi Muhammad SAW. 

Tidak Ada Salahnya Memilih Judul Bombastis

Bombastis tidak selalu berkaitan dengan kontroversial, berlebihan maupun sensasional. Kunci untuk membuat judul novel yang bagus dan bombastis sebenarnya sederhana yaitu memilih kombinasi kata yang tepat.

Berikut beberapa contohnya:

  • Buku Wajib Orang Miskin
  • Hati Suhita
  • Peci Miring
  • Apapun Selain Hujan
  • Sabtu Bersama Bapak

Dilihat sekilas, judul-judul tersebut sangat menarik untuk dibaca, bukan? Judul yang provokatif ‘menghasut’ orang untuk membaca karena menggunakan kata-kata kontroversial. Tetapi, judul yang bombastis menarik pembaca karena pemilihan kata yang terangkai indah dan melekat.

Saat melihat ‘Hati Suhita’, misalnya, pembaca pasti akan penasaran “ada apa dengan hati milik Suhita?”. Selain itu, kata ‘hati’ dan ‘Suhita’ pun terdengar berirama dan lebih gampang diingat.

Sesuaikan Judul dengan Genre Novel

Menyesuaikan judul dengan genre yang dipakai tentu menjadi alternatif untuk membuat judul novel. Sebut saja beberapa judul novel yang bagus seperti “Fahrenheit 451”, “The Hunger Games”, “Brave New World” dan “Divergent”.

Pemilihan judul tersebut menjadi petunjuk utama untuk novel-novel distopia. Orang yang melihatnya tentu sudah bisa menebak genre apa yang dipilih oleh penulis.

Contoh lain adalah novel bergenre horor yang biasa mengambil kata-kata yang menyeramkan atau menegangkan. Misalnya “Dendam Arwah Gentayangan”, “Teror Selama Liburan Sekolah” dan “100 Tahun Setelah Kematian Damar”.

Judul yang langsung berkaitan dengan genre akan lebih bagus, mengena dan membangkitkan rasa penasaran para pembaca.

Pilih Judul yang Berhubungan dengan Keseharian

Judul novel yang bagus yaitu Judul yang berhubungan dan dekat dengan keseharian akan lebih membuat pembaca tertarik. Misalnya, apabila membuat novel tentang remaja maka pilihlah masalah yang umum dan selalu ada di kehidupan remaja dari masa ke masa.

Buat judul yang ringan dan tidak berlebihan, contohnya “Agar Jatuh Cinta Tidak Menderita”. Hal ‘jatuh cinta’ dan ‘merantau’ merupakan sesuatu yang dekat dengan kehidupan remaja dan bukan musiman.

Dengan begitu, novel yang Anda buat tidak terbatas oleh waktu karena akan selalu ada remaja bahkan orang dewasa yang nyambung dengan tema tersebut.

Buat Judul dengan Nama Tokoh Utama

Tips menentukan judul novel yang bagus adalah dengan menggunakan nama dari karakter utama cerita. Selain lebih mudah diingat, nama tokoh utama juga memiliki kekuatan untuk menarik para pembaca.

Beberapa contoh judul yang berasal dari karakter utama yaitu seri “Harry Potter”, “Aisyah Putri”, “Ketika Mas Gagah Pergi” dan “Trilogi Soekram”.

Penggunaan nama bisa ditambahkan dengan kata-kata lain ataupun cukup hanya nama. Memunculkan nama tokoh pada judul juga sekaligus mengenalkan mereka kepada para pembaca.

Beberapa penulis juga ada yang memiliki tujuan untuk mengejutkan pembaca. Misalnya, novel berjudul “Sepotong Kue Senja”. Kemungkinan, pembaca tidak mengira kalau ‘Senja’ adalah nama dari karakter utama dalam cerita tersebut.   

Buat Judul yang Memantik Rasa Penasaran

Memanfaatkan rasa penasaran pembaca merupakan ide bagus untuk menarik mereka menjelajah cerita dalam novel Anda. Agar mewujudkannya, judul dapat dibuat dengan struktur kalimat tanya, kalimat berita maupun frasa.

Sebagai contoh:

  • Murder on The Orient Express
  • The Man and His Cat
  • The Lost Child
  • Where’d You Go, Bernadette?

Novel-novel tersebut menggunakan judul yang langsung menjadi inti cerita tanpa ada keterangan singkat lain untuk memperjelas.

Misalnya “The Lost Child”, pembaca pasti sudah bisa menebak ada tokoh yang menghilang namun perlu membaca lebih lanjut untuk mengetahui detailnya.

Begitu pun juga dengan “Where’d You Go, Bernadette?” yang memunculkan rasa penasaran mengenai sosok Bernadette yang menjadi objek pertanyaan tersebut.

Gunakan 1 Hingga 3 Kata Saja

Jika berpikir judul yang panjang lebih bagus dan menarik, maka segeralah ubah karena kenyataannya tidak selalu begitu. Biasanya, orang yang datang ke toko buku hanya sekilas dalam membaca tiap judul.

Oleh sebab itu, manfaatkan momen yang sekejap tersebut dengan menampilkan judul yang singkat, padat dan powerful. Sebaiknya menggunakan 1 sampai 3 kata saja yang langsung mengena dan mewakili inti cerita.

Contohnya adalah judul novel seperti “Tentang Kamu”, “Munajat Cinta”, “Kala”, “Five Feet Apart”, “Ayah” dan “Dear Nathan”. Jangan takut untuk dianggap miskin kosakata sebab judul pendek pun jauh lebih bertenaga dibanding judul panjang yang justru bertele-tele.  

Buat Judul Setelah Novel Selesai Ditulis

Tips melahirkan judul novel yang bagus sebaiknya dilakukan setelah novel benar-benar selesai ditulis. Gunakan waktu di awal untuk fokus ke alur cerita dan bagaimana menyajikannya.

Dengan membuat judul di tahap akhir akan memberikan pilihan yang lebih banyak sebab penulis sudah memiliki naskah yang jadi. Tidak perlu lagi berandai-andai atau meraba-raba cerita agar judulnya pas. Justru akan lebih mudah dan ringan untuk menentukannya.

Menentukan judul novel yang bagus dan mampu mengalihkan perhatian orang lain tidaklah sulit. Terdapat beberapa pilihan yang bisa dipakai seperti mengambil dari nama karakter utama, menyesuaikan dengan genre, memilih kata yang bombastis dan tips lain yang sudah tertulis.

Intinya adalah buatlah judul yang memiliki hubungan dengan isi novel, pilihlah kata yang membangkitkan rasa penasaran dan rangkailah kalimat yang tidak terlalu panjang. 

Baca Rekomendasi Berikut: